Referensi Bonek
1. Bonek-cyber
2. GreenShop
4. Bonek
Tembus 1 Miliar, Panpel Persebaya Pecah Rekor
Bola.net – Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya Surabaya mengakui kalau laga menjamu Arema Indonesia di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (04/3) memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak dan meraup penghasilan lebih dari Rp.1 miliar.
Sebanyak 55 ribu tiket yang dijual Panpel ludes terjual dan GBT penuh dengan Bonekmania yang ingin mendukung tim kebanggaan mereka itu. “Ini pertama kalinya dalam sejarah Persebaya. Tiket 55 ribu lembar sold out dan pendapatan untuk hari ini tembus Rp.1,1 M,” terang Surrahman selaku media officer Persebaya IPL.
Namun, menurut pria yang akrab disapa Ram tersebut, pendapatan itu semua masihlah penghasilan kotor saja. Belum dipotong pajak sebesar 15% serta fee bagi beberapa titik penjual tiket yang dititipi Panpel sebesar 3% dari harga tiket.
Ditanya tentang koordinasi dengan Pemkot Surabaya mengenai sistem penggunaan GBT untuk laga homePersebaya, Ram mengakui kalau untuk sementara tidak ada keharusan dari pihaknya untuk menyewa stadion yang pembangunannya menghabiskan anggaran sebesar lebih dari Rp.450 miliar tersebut.
“Perwalinya masih disusun, dan aturan peminjaman memang belum ada. Kita hanya dipinjami dan tak ada keharusan membayar mereka. Tapi semua biaya operasional di stadion ini kita yang tanggung. Kalau dihitung sama saja,” tandasnya. (bola/fjr)
Jual 55.000 Tiket, Persebaya Targetkan Rp 1 Miliar
SURABAYA, KOMPAS.com - Derbi Jawa Timur pada laga Indonesian Premier League (IPL) antara tuan rumah Persebaya Surabaya dengan Arema Indonesia di Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (4/3/2012), bakal dibanjiri penonton. Panpel Persebaya menargetkan penghasilan Rp 1 miliar dengan menyiapkan 55.000 tiket.
Media Officer Persebaya, Ram Surahman, sangat yakin terget itu tercapai. Menurutnya, pengalaman pertandingan di Gelora 10 November, dengan mencetak 30.000 sesuai kapasitas stadion, panpel bisa meraup pendapatan Rp 600 juta.
”GBT kapasitasnya dua kali lipat, apalagi animo masyarakat pada pertandingan Persebaya-Arema dari dulu selalu menyedot animo penonton, karena itu kami yakin dapat meraup Rp 1 miliar,” katanya, Sabtu (3/3/2012).
Sementara itu, mengantisipasi antrian panjang pembelian tiket Panpel sudah menyediakan tiket box secara online melalui www.bajulijo.net. Tiket box juga bisa didapat di 10 lokasi diantaranya di Radio RGS, kantor KONI Surabaya dan cafe Jatim Expo.
”Pembelian sudah bisa dilayani sepekan menjelang pertandingan, dan mungkin hari ini sudah habis,” jelasnya.
Panpel, kata dia, mencetak 50.000 lembar tiket ekonomi, 5.000 lembar tiket suporter, 3.000 lembar tiket kelas utama dan 2.000 lembar tiket VIP. Kelas ekonomi dijual dengan harga Rp 20.000, Kelas utama Rp 50.000, dan Kelas VIP dengan harga Rp 100.000.
Pertandingan Persebaya melawan Arema besok adalah pertandingan kedua di GBT setelah Pemkot Surabaya mengizinkan pemakaiannya. Laga pertama di stadion berkapasitas 60.000 penonton itu adalah saat uji coba Persebaya melawan Timnas Senior, Jumat (24/2/2012) lalu.
Arema Indonesia Pinjam Pemain Muda Persebaya Persebaya Surabaya
Bola.net – Persebaya IPL akhirnya resmi meminjamkan winger muda mereka, Saddam Hi Tenang ke Arema Indonesia IPL di bursa transfer tengah musim Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012.
Seperti yang diutarakan manajer Persebaya, Saleh Hanifah pemain asal Ternate itu sudah meninggalkan mess Persebaya Karang Gayam per hari Selasa (28/2).
“Dia memang harus segera ke Malang, karena namanya sudah didaftarkan Arema ke AFC. Statusnya dipinjam,” terang Saleh pada Bola.net.
Sejak direkrut dari Atjeh United awal musim ini, Saddam belum pernah diturunkan sekalipun oleh Pelatih Divaldo Alves di IPL. Ia baru sekali saja turun dengan kostum Persebaya di laga uji coba melawan Timnas Indonesia lalu.
Akan tetapi, penampilannya selama 8 menit di akhir babak kedua laga uji coba itu membuat Arema IPL kesengsem padanya dan langsung berinisiatif meminjam pemain berusia 20 tahun tersebut.
“Benar, Saddam dipinjam Arema sampai akhir musim ini. Di klausul kontrak juga disebutkan kalau ia tidak boleh diturunkan melawan Persebaya baik home ini atau away nanti,” tambah Pelatih Divaldo Alves membenarkan. (fjr/end)
Persebaya Kapok Gunakan GBT
Tembus 1 Miliar, Panpel Persebaya Pecah Rekor
Bola.net – Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya Surabaya mengakui kalau laga menjamu Arema Indonesia di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (04/3) memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak dan meraup penghasilan lebih dari Rp.1 miliar.
Sebanyak 55 ribu tiket yang dijual Panpel ludes terjual dan GBT penuh dengan Bonekmania yang ingin mendukung tim kebanggaan mereka itu. “Ini pertama kalinya dalam sejarah Persebaya. Tiket 55 ribu lembar sold out dan pendapatan untuk hari ini tembus Rp.1,1 M,” terang Surrahman selaku media officer Persebaya IPL.
Namun, menurut pria yang akrab disapa Ram tersebut, pendapatan itu semua masihlah penghasilan kotor saja. Belum dipotong pajak sebesar 15% serta fee bagi beberapa titik penjual tiket yang dititipi Panpel sebesar 3% dari harga tiket.
Ditanya tentang koordinasi dengan Pemkot Surabaya mengenai sistem penggunaan GBT untuk laga homePersebaya, Ram mengakui kalau untuk sementara tidak ada keharusan dari pihaknya untuk menyewa stadion yang pembangunannya menghabiskan anggaran sebesar lebih dari Rp.450 miliar tersebut.
“Perwalinya masih disusun, dan aturan peminjaman memang belum ada. Kita hanya dipinjami dan tak ada keharusan membayar mereka. Tapi semua biaya operasional di stadion ini kita yang tanggung. Kalau dihitung sama saja,” tandasnya. (bola/fjr)
Jual 55.000 Tiket, Persebaya Targetkan Rp 1 Miliar
Sebanyak 55 ribu tiket yang dijual Panpel ludes terjual dan GBT penuh dengan Bonekmania yang ingin mendukung tim kebanggaan mereka itu. “Ini pertama kalinya dalam sejarah Persebaya. Tiket 55 ribu lembar sold out dan pendapatan untuk hari ini tembus Rp.1,1 M,” terang Surrahman selaku media officer Persebaya IPL.
Namun, menurut pria yang akrab disapa Ram tersebut, pendapatan itu semua masihlah penghasilan kotor saja. Belum dipotong pajak sebesar 15% serta fee bagi beberapa titik penjual tiket yang dititipi Panpel sebesar 3% dari harga tiket.
Ditanya tentang koordinasi dengan Pemkot Surabaya mengenai sistem penggunaan GBT untuk laga homePersebaya, Ram mengakui kalau untuk sementara tidak ada keharusan dari pihaknya untuk menyewa stadion yang pembangunannya menghabiskan anggaran sebesar lebih dari Rp.450 miliar tersebut.
“Perwalinya masih disusun, dan aturan peminjaman memang belum ada. Kita hanya dipinjami dan tak ada keharusan membayar mereka. Tapi semua biaya operasional di stadion ini kita yang tanggung. Kalau dihitung sama saja,” tandasnya. (bola/fjr)
Jual 55.000 Tiket, Persebaya Targetkan Rp 1 Miliar
Media Officer Persebaya, Ram Surahman, sangat yakin terget itu tercapai. Menurutnya, pengalaman pertandingan di Gelora 10 November, dengan mencetak 30.000 sesuai kapasitas stadion, panpel bisa meraup pendapatan Rp 600 juta.
”GBT kapasitasnya dua kali lipat, apalagi animo masyarakat pada pertandingan Persebaya-Arema dari dulu selalu menyedot animo penonton, karena itu kami yakin dapat meraup Rp 1 miliar,” katanya, Sabtu (3/3/2012).
Sementara itu, mengantisipasi antrian panjang pembelian tiket Panpel sudah menyediakan tiket box secara online melalui www.bajulijo.net. Tiket box juga bisa didapat di 10 lokasi diantaranya di Radio RGS, kantor KONI Surabaya dan cafe Jatim Expo.
”Pembelian sudah bisa dilayani sepekan menjelang pertandingan, dan mungkin hari ini sudah habis,” jelasnya.
Panpel, kata dia, mencetak 50.000 lembar tiket ekonomi, 5.000 lembar tiket suporter, 3.000 lembar tiket kelas utama dan 2.000 lembar tiket VIP. Kelas ekonomi dijual dengan harga Rp 20.000, Kelas utama Rp 50.000, dan Kelas VIP dengan harga Rp 100.000.
Pertandingan Persebaya melawan Arema besok adalah pertandingan kedua di GBT setelah Pemkot Surabaya mengizinkan pemakaiannya. Laga pertama di stadion berkapasitas 60.000 penonton itu adalah saat uji coba Persebaya melawan Timnas Senior, Jumat (24/2/2012) lalu.
Seperti yang diutarakan manajer Persebaya, Saleh Hanifah pemain asal Ternate itu sudah meninggalkan mess Persebaya Karang Gayam per hari Selasa (28/2).
“Dia memang harus segera ke Malang, karena namanya sudah didaftarkan Arema ke AFC. Statusnya dipinjam,” terang Saleh pada Bola.net.
Sejak direkrut dari Atjeh United awal musim ini, Saddam belum pernah diturunkan sekalipun oleh Pelatih Divaldo Alves di IPL. Ia baru sekali saja turun dengan kostum Persebaya di laga uji coba melawan Timnas Indonesia lalu.
Akan tetapi, penampilannya selama 8 menit di akhir babak kedua laga uji coba itu membuat Arema IPL kesengsem padanya dan langsung berinisiatif meminjam pemain berusia 20 tahun tersebut.
“Benar, Saddam dipinjam Arema sampai akhir musim ini. Di klausul kontrak juga disebutkan kalau ia tidak boleh diturunkan melawan Persebaya baik home ini atau away nanti,” tambah Pelatih Divaldo Alves membenarkan. (fjr/end)
Persebaya Kapok Gunakan GBT
Berdasarkan data dari panpel pertandingan serta penelurusan di lapangan, tiga pintu masuk dirusak menjelang kick off babak pertama dimulai, tepatnya pintu 17, 18 dan 19. Mau tidak mau Panpel Persebaya harus ganti rugi akibat kerusakan tersebut. Padahal sedari awal, panpel dan manajemen sudah menghimbau agar Bonek yang hadir di GBT tidak melakukan hal-hal yang merugikan Persebaya.
Peristiwa itu mendapat kecaman keras dari Direktur PT Pengelola Persebaya, Dityo Pramono. Ia mengatakan pihaknya tidak memikirkan apakah dalam kompetisi IPL Persebaya akan menggunakan stadion GBT lagi dan bukan masalah Walikota menginzinkan atau tidak. Tapi, dalam laga persahabatan saja seperti itu, bagaimana kondisinya kalau dalam kompetisi sesungguhnya. “Sekarang kami tidak memikirkan apakah melawan Arema nanti akan digelar di GBT. Jika Stadion Gelora 10 Nopember lebih bagus dari segala aspek, lebih baik kita memakai di sana saja,” kata.
Ia menyayangkan tindakan suporter Persebaya atau yang biasa disebut Bonek yang tidak mampu menjaga nama baik tim kebanggaannya. Jika seperti ini, lanjutnya, susah bagi tim Persebaya untuk bisa maju. Bagaimana pun juga suporter sangat menjadi bagian penting dalam sebuah tim, karena yang menajadi pendapan rutin tim adalah uang dari penjualan tiket. “Kawan- kawan kami (Bonek) belum bisa menjadi superter yang baik bagi Persebaya. Jika memang mengaku suporter, mereka harus mensuport, kalau bisa memberi untuk tim kesayangannya, bukan malah merugikan,” tambah Dityo.
Untuk itu, apakah lawan Arema nanti akan digelar di GBT atau tidak, manajemen masih akan mengevaluasi. Masalah lain adalah jalan akses menuju stadion, kelengkapan fasilitas stadion juga belum memenuhi syarat. Dari pantauan dilapangan sebelum atau setelah pertandingan, jalan menuju stadion sangat macetakibat sangat sempit untuk dilalui ribuan Bonek. Hal itu juga mengganggu keluar masuknya kendaraan rombongan pemain.
Sementara fasilitas di dalam stadion masih belum lengkap, papan skor elektrik belum terpasang, toilet masih belum terpasang air. “Kami masih memikirkan segalanya, baik keamanan, kenyamanan, kemudahan, pokoknya semuanya,” jelasnya.
Sementara dari segi pendapatan, masih lebih bagus di Gelora 10 Nopember (G10N). Dari 30 tiket yang disediakan Panpel, yang terjual hanya sekitar 22 ribu, sementara di stadion G10N bisa mencapai 23 ribu. Padahal, lanjut Dityo, sewa GBT sangat mahal dibanding G10N. Hal itulah yang juga masih meragukan manajemen Persebaya untuk menggunakan GBT lagi. “Sewa di sini (GBT) mahal, kalau pendapatan sedikit itu berarti tidak maksimal untuk pendapatan tim,” terangnya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Panpel, Sutrisno, akibat kerusakan tiga pintu itu, mau tidak mau pihaknya harus ganti rugi. Berdasarkan data dari panpel, jumlah penonton yang hadir di GBT sebanyak 35 ribu orang. “Tapi menurut data kita, dari 32 ribu tiket yang kita jual, yang laku hanya 22 ribu. Jadi bisa dihitung sendiri, berapa penonton yang masuk tanpa tiket dan menjebol pintu stadion,” lanjut pria paruh baya ini.
Dari 22 ribu tiket yang terjual, panpel meraup kurang lebih Rp 447 juta. “Tapi itu masih pendapatan kotor. Belum dipotong pajak. Selain itu kita harus menanggung ganti rugi pintu stadion yang rusak,” keluhnya.m39
Bola.net – Persebaya IPL mendatangkan mantan penyerang Timnas U-23 Senegal, Ibrahima Iyane Thiam, untuk memperkuat lini depan pada putaran kedua kompetisi Liga Primer Indonesia 2011/2012.
Persebaya Datangkan Mantan Striker Timnas U-23 Senegal
“Kami sudah lihat cuplikan rekaman permainan Ibrahima, tapi kami juga ingin melihat kualitas dan kemampuan dia yang sesungguhnya. Kalau lihat rekamannya, kualitas dia cukup bagus,” kata CEO Persebaya 1927, Gede Widiade.
Sebelumnya, Persebaya berencana menggaet penyerang asal Argentina, Emanuel De Porras, tetapi klub Persija yang kini dibelanya tidak bersedia melepas.
Selain De Porras, manajemen Bajul Ijo juga ingin menarik mantan pemainnya yang kini memperkuat Persijap Jepara, I Made Adi Wirahadi, namun gagal karena alasan yang sama.
Gede Widiade mengatakan bahwa pihaknya harus selektif mencari pemain asing dan benar-benar berkualitas agar mampu mengangkat performa tim di putaran kedua nanti.
“De Porras sebenarnya sangat berminat gabung Persebaya, tapi klubnya masih nggandoli. Sesuai keinginan pelatih, kami tentu ingin mendatangkan pemain asing yang berkualitas dan sesuai kebutuhan tim,” tambah Widiade.
Jika merekrut pemain asing baru, Persebaya 1927 harus melepas salah satu di antara empat pemain asing yang kini dimiliki, apakah Amaral, Mario Karlovic, Andrew Barisic, atau Otavio Dutra.
“Soal siapa pemain yang akan dilepas, masih belum diputuskan. Kami menunggu berakhirnya bursa transfer dan kondisi terakhir dari keempat pemain itu,” ujarnya.
Pelatih Persebaya 1927, Divaldo Alves, berharap agar timnya bisa secepatnya mendapatkan pemain asing baru untuk posisi penyerang, mengingat kebutuhannya sangat mendesak.
Soal kehadiran penyerang lokal Korinus Fingkreuw yang sudah dua hari mengikuti latihan bersama timnya, Alves belum mengambil keputusan apa pun.
“Tidak apa-apa ikut latihan, tapi soal direkrut atau tidak, terserah manajemen saja,” ujarnya. (ant/end)
Baca Juga:
- Persebaya Tercekik Regulasi Pajak 15%
- PSSI Akan Gunakan Wasit Asing di IPL
- Bonek Pendukung Persebaya Dimanja di Jepara
- Persebaya Berburu Striker Garang dan Haus Gol
- Persebaya vs Persema Berakhir Imbang Tanpa Gol
Tidak ada komentar:
Posting Komentar