Tinjauan Umum Etika
Interaksi
adalah hal penting, secara tidak langsung kita menginginkan respon oranglain
baik kepada kita. Yang harus diperhatikan dalam interaksi adalah kita butuh
oranglain namun oranglain belum tentu butuh kita
.
Maka secara
otomatis yang kita kerjakan yang terbaik. Apabila implementasi atau respon
orang lain tidak baik itu tidak masalah karena kita sudah melakukan yang
terbaik.
Dengan sudut pandang kita butuh orang lain namum orang lain belum tentu butuh kita tentu akan membuat kita berpikir, bersikap, bertutur kata agar tidak menyinggung orang lain.
Definisi etika menurut kamus besar bahasa indonesia :
- Ilmu tentang apa yang baik dan buruk, tentang hak dan kewajiban moral.
- Kumpulan azas/nilai yang berkenaan dengan akhlak.
- Nilai yang benar dan salah yang dianut oleh masyarakat.
Asal usul kata etika berasal dari yunani “ethos” yang
berarti adat istiadat/kebiasaan yang baik.
Perkembangan etika
Studi tentang kebiasaan hidup manusia berdasarkan
kesepakatan. Menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan
perangaian manusia dalam kehidupan pada umumnya.
Belajar etika dengan merefleksikan diri apa benar atau tidaknya akhlak kita. Akhlaknya bagus maka etikanya pasti bagus.
Faktor yang mempengaruhi pelanggaran etika :
1. Kebutuhan individu
Korupsi >> alasan ekonomi
2. Tidak ada pedoman
Area abu-abu sehingga tidak ada panduan
3. Perilaku & kebiasaan individu
Kebiasaan yang terakumulasi tidak terkoreksi
4. Lingkungan tidak etis
Pengaruh dari komunitas
5. Perilaku orang yang ditiru
Efek primodialisme yang berlebihan
Sangsi pelanggaran etika :
1. Sangsi sosial
Skala relatif kecil dipahami sebagai kesalahan yang dapat “dimaafkan”
2. Sangsi hukum
Skala besar, merugikan orang lain. Hukum pidana menempati
prioritas utama diikuti olah hukum perdata.
Etika dan teknologi
Teknologi adalah segala sesuatu yang diciptakan manusia
untuk memudahkan pekerjaannya.
Kehadiran teknologi membuat manusia kehilangan sense of
human yang alami.
Emosi “touch” yang semakin tumpul karena jarak dan waktu
semakin biasdalam teknologi informasi.
- Mengenal >> mengerti >> paham
- Accuracy >> akurasi data
- Property >> produksi yang dilakukan secara digital lebih mudah
- Accessbility >> sama dengan “privacy” namun dari sudut pandang pengguna informasi
- Refleksi >> apa peranan nilai dan moral
Peranan nilai dan moral dalam profesi bidang IT :
- Memiliki kesadaran yang baik, nilai & moral adalah alat yang paling efektif untuk mencegah dam mengarahkan segala perbuatan manusia.
- Hal ini karena nilai dan moral bisa berjalan jika ada kesadaran.
- Memang kelemahannya adalah alat kontrolnya apa >> sangat sulit dicari
- Maka muncul hukum, hukumpun tidak akan ada artinya tanpa dudukung oleh nilai moral& moral yang baik.
- Mendorong pertumbuhan ekonomi informasi teknologi
- Sebagai pengendali dari pemanfaatan dan pengembanga IT.
- Memberikan batasan-batasan berupa aturan terhadap segala sesuatu yang baik dan buruk.
- Meningkatkan kualitas, peran serta msyarakat dalam penyelenggaraan sistem untuk menerapkan ilmu tentang TIK
4 Pilar keterampilan Hidup
1. PersonalMerupakan pilar yang paling penting. Personal sebagai seorang individu yang berkualitas ada 3 langkah :
a. Sense of Self (SOS)
kepekaan terhadap diri sendiri, tahapan pertama yang dimiliki manusia, apabila manusia memiliki kepekaan dia tahu harus bagaimana bersikap (Tahu Diri) tau benar dan salah.
b. Personal Master (PM)
Seorang Pribadi yang punya prinsip menjadi dirinya seutuhnya, tidak mudah terombang-ambing. seseorang yang punya hati nurani. seseorang yang punya pedoman kepada Tuhan YME.
c. Personal Power (PP)
Kharisma, Kewibawaan yang merupakan anugerah dari Tuhan yang nantinya membawa kebijaksanaan yang membuat orang-orang tertarik sehingga menjadi pengikutnya.
2. System Thinking Skill
Sistem harus dibangun dengan orang yang baik dan tahu diri. apabila sistem dibangun dengan orang yang tidak baik maka sistem yang akan dibuatpun akan menjadi buruk atau mudah diakali.
3. Strategy Thinking Skill
Apabila sistem berjalan dengan bagus maka strategipun akan menjadi bagus.
4. Relation Thinking Skill
Ketika relasi apapun yang anda miliki maka menjadi seseorang yang seutuhnya (menaati peraturan sebagai bentuk tanggung jawab).
Ketika kita berbicara etika profesi berarti kita bicara tentang
komunikasi antara diri sendiri dengan orang lain. Apabila sadar diri dan
menyadari potensi kita, kita akan dapat melampaui batas.
Sadar adanya etika membuat kita tidak berlaku seenaknya. dengan etika
kita tidak akan melanggar peraturan menjadi manusia yang taat terhadap
aturan.
Karena krisis percaya diri kita tidak dapat menjadi manusia yang unggul.
Tuhan menciptakan manusia dengan sempurna dan Tuhan tidak akan
memberikan cobaan melampai batas kemampuan manusia, maka bersyukurlah.
Apabila personal power muncul maka manusia tersebut akan menjadi manusia
yang hebat. Menghargai diri sendiri merupakan etika kepada diri sendiri
dengan melakukan dan memberi yang terbaik. Ilmu etika profesi harus
disertai dengan implementasi.
Etika Profesi
3 Pilar Kesuksesan Manusia
- Ilmu
- Keahlian
- Etika sebagai pondasi
Ilmu adalah karunia, anugerah dari Tuhan YME. Ilmu membuat orang
mulia dan terhormat. Mencari imu dengan sungguh-sungguh berarti mencurahkan
segala ada pada diri untuk mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya
Ilmu yang telah kita peroleh harus menjadi jalan menuju hal yang
baik dan dapat menaikkan derajat manusia.
Pentingnya keahlian, kemampuan seseorang menyelesaikan pekerjaan
teknis ditentukan betapa mahir dia menguasai hardskill pekerjaan tersebut. Lifeskill
berupa softskill seseorang dapat atau sangat berpengaruh terhadap bagaimana dia
dapat beradaptasi dan mempunyai prestasi.
Pentingnya etika menentukan kelangsungan peradapan manusia. Selalu relevan
sepanjang masa. Sangat berperan bagi kemajuan suatu bangsa. Etika menentukan
reformasi birokrasi.
Mengapa suatu negara dapat maju?
- Etika sebagai prinsip dasar kehidupan sehari-hari
- Kejujuran dan integritas
- Bertanggung jawab
- Hormat pada aturan dan hukum masyarakat
- Hormat pada hak orang lain
- Cinta pada pekerjaan
- Berusaha keras untuk menabung dan Investasi
- Mau bekerja keras
- Tepat waktu
Jadi, mulai terapkan etika yang baik bagi diri sendiri. Siawali menjadi
penuntut ilmu yang baik. Penuntut ilmu yang baik adalah murid yang selalu sabar
dan tabah dalam menghadapi semua pelajaran. Apabila tertanam jiwa yang sabar
dan tabah dalam menghadapi segala persoalan yang dihadapinya.
Murid yang hormat pada perintah dan nasehat guru, dalam jiwanya
akan tertanam rasa hormat kepada orang tua dan orang yang lebih tua darinya.
Berakhlak dengan akhlak yang mulia dan bagusnya cara brgaul dalam ucapan
maupun perbuatan, inilah yang dinamakan adab dan kemanusiaan.Adab haruslah dimiliki setiap individu demi jalinan hubungan
sosialnya berjalan dengan baik. Begitu juga dalam proses pendidikan. Seorang murid
hendaklah memiliki adab terhadap guru, maupun tetangga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar